Senin, 22 Oktober 2018

MEMBERDAYAKAN PEREMPUAN DALAM PERTANIAN

Di dalam negara berkembang, perempuan memenuhi hampir sebagian dari lapangan pekerjaan di bidang pertanian. Tetapi disanalah dimana kesetaraan gender berakhir. Ketika mulai muncul pendidikan, akses untuk input pertanian dan produktivitas pertanian, muncul gap yang signifikan antara laki-laki dan perempuan. Lihat apa yang akan kita dapat jika kita fokus untuk menghilangkan kesenjangan laki-laki dan perempuan dan memberdayakan wanita dalam pertanian.

Pertanian merupakan industri penting untuk wanita. Dalam perkembangan dunia, persentase terbesar dari pekerja wanita adalah terlibat dalam pertanian (70% di Asia Selatan dan 60% di Sub-Saharan Africa). Tetapi wanita memiliki  produktivitas yang lebih rendah dari laki-laki. Hal ini wajar terjadi karena kurangnya pelatihan, akses keuangan dan

WANITA BEKERJA DI SEKTOR PERTANIAN

Wanita jadi petani? Emang bisa? Emang mau?

Selama ini dunia pertanian lebih didominasi oleh kaum laki-laki, lalu apa salahnya jika wanita menjadi petani juga?

Sekarang sudah jamannya emansipasi, wanita sudah mulai masuk ke dunia kerja dan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Termasuk di bidang pertanian.